Faktor Penyebab Konflik, Macam-Macam dan Cara Mengatasinya (LENGKAP!)

Faktor Penyebab Konflik – Terdapat berbagai macam faktor penyebab konflik baik secara individu maupun kelompok. Ditilik dari segi psikologi, ada dua jenis kepentingan yang berada dalam diri individu, yakni kepentingan untuk memenuhi kebutuhan psikologis atau sosial dan kepentingan biologis.

Oleh sebab itu tidak akan ada dua individu yang memiliki aspek pribadi yang meliputi rohani dan jasmani yang sama persis. Maka, otomatis akan muncul perbedaan invididu dalam tiap kepentingan yang ada.

Faktor Penyebab Konflik dalam Kelompok

dampak konflik
huffingpost.com

Tak hanya terjadi pada tiap individu saja, perbedaan kepentingan juga bisa terjadi pada kelompok-kelompok sosial yang ada. Perbedaan kepentingan antar kelompok sosial ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:

  • Tak samanya pemahaman tentang bagaimana memenuhi tujuan kelompoknya.
  • Terdapat segolongan atau sebagian dalam sebuah kelompok yang ingin mengambil alih tampuk kekuasaan, tanpa takut mengorbankan golongan lainnya.
  • Terdapat kepentingan yang jauh dari kata seimbang, hasilnya akan muncul ketidakadilan.
  • Munculnya perselisihan antar bagian-bagian dalam sebuah kelompok. Hal ini menyebabkan kekuatan dalam kelompok itu sendiri menjadi tak seimbang.
  • Perselisihan atau konflik pribadi antar individu dalam sebuah kelompok.
jenis jenis konflik sosial
familybootcamp.com

Secara garis besarnya, perbedaan terjadi karena disebabkan oleh dua faktor utama, yakni faktor lingkungan sosial dan faktor pembawaan. Adanya perbedaan kepentingan ini secara tak langsung memicu konflik yang terbagi menjadi beberapa fase, yakni:

Fase Disorganisasi

Fase ini terjadi karena adanya kesalahpahaman yang diakibatkan oleh pertentangan antara standar normatif dengan harapan. Pertentangan ini menyebabkan suatu kelompok sosial beradaptasi dengan sebuah norma atau ideologi yang ada.

Fase Disintegrasi

Fase ini muncul sebagai bentuk pernyataan tidak setuju terhadap suatu hal. Ketidaksetujuan terwujud dalam berbagai bentuk seperti meluapnya emosi massa dalam jumlah besar, protes keras, adanya aksi mogok, hingga terjadinya pemberontakan yang meresahkan, dll.

Faktor Penyebab Konflik Menurut Soerjono Soekanto

cara mengatasi konflik
prezi.com

Soerjono Soekanto berpendapat bahwa ada beberapa faktor penyebab konflik. Faktor tersebut adalah:

Perbedaan yang Terjadi Antar Individu

Manusia memiliki karakter yang khas berdasarkan corak kepribadiannya. Tiap individu berkembang berbarengan dengan ciri khasnya masing-masing, meskipun individu-individu tersebut berada di tempat dan lingkungan yang sama.

Interaksi akan muncul saat individu bertemu dengan individu lainnya. Saat proses interaksi inilah terjadi proses adaptasi atau pertentangan dengan individu-individu lainnya. Saat salah satu individu merasa tak sesuai dan tak mampu beradaptasi dengan sekitarnya, konflik akan terjadi.

Adanya Perbedaan Kebudayaan

Perbedaan kebudayaan merupakan salah satu faktor penyebab konflik. Kebudayaan sendiri sering dianggap sebagai sebuah ideologi. Sehingga ada sebagian kelompok yang menganggap kebudayaannya lebih tinggi dari kebudayaan yang lain.

Hal seperti itulah yang dapat memunculkan konflik. Bahkan beberapa konflik besar yang terekam sejarah pun timbul akibat perbedaan kebudayaan ini.

Ya, konsep suku dan kebudayaan memang memainkan peranan penting sekaligus dramatis dalam kehidupan manusia sejak dulu hingga nanti.

Terdapat Perbedaan Kepentingan

Untuk menempa kualitas diri, manusia memang membutuhkan proses interakksi dengan orang lain. Tujuannya, agar kebutuhan lahiriah dan batiniahnya terpenuhi. Hubungan timbal balik itulah yang membuat manusia disebut sebagai makhluk sosial.

Tiap individu mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan kepentingan yang berbeda-beda.

Perbedaan inilah yang jika tidak dijaga dengan baik akan menimbulkan konflik.

Perubahan Sosial

Interelasi sosial dalam interaksi antar manusia mengakibatkan terjadinya kecenderungan perubahan sosial.

Penyebab lainnya adalah terjadinya banyak perubahan dalam unsur-unsur yang ingin mempertahankan keiseimbangan masyarakat.

Masyarakat yang tak mampu menerima perubahan sosial akan memicu terjadinya konflik, yang merupakan wujud pertentangan nilai dan norma karena tak sesuai dengan nilai dan norma yang banyak dipercaya oleh masyarakat.

Sudut Pandang Mengenai Konflik

pengertian konflik individu
blessingwhite.com

Terdapat tiga sudut pandang mengenai faktor penyebab konflik.

Pandangan Interaksionis

Konflik bukanlah hanya sesuatu kekuatan positif yang ada dalam sebuah kelompok, namun mutlak dibutuhkan untuk suatu kelompok supaya dapat berjalan dan memiliki kinerja yang positif. Sehingga sebuah konflik memang harus diciptakan.

Sudut pandang ini berdasarkan oleh keyakinan bahwa sebuah organisasi yang damai, tenang dan harmonis justru akan membuat kelompok tersebut menjadi tidak inovatif dan statis. Tentu hal ini menyebabkan kinerja kelompok akan menjadi buruk.

Pandangan Hubungan Kemanusiaan

Dalam sudut pandang ini berpendapat bahwa konflik adalah suatu hal yang alamiah, wajar dan tak dapat dihindari oleh setiap manusia.

Konflik dinilai tak selalu buruk karena mempunyai potensi kekuatan yang positif yang mempengaruhi kinerja sebuah kelompok.

Asalkan dikelola dengan baik, konflik bisa menguntungkan kelompok. Jadi tak selamanya konflik merugikan.

Pandangan Tradisional

Konflik harus dihindari karena akan menimbulkan kerugian. Begitulah inti dari sudut pandang ini tradisional ini.

Penganut sudut pandang tradisional menganggap bahwa konflik adalah sesuatu yang merugikan dalam sebuah kelompok atau organisasi.

Sehingga sebisa mungkin konflik harus dihindari dan dicegah. Caranya dengan mencari akar permasalahan yang mungkin akan menjadi penyebab konflik, kemudian dicari solusinya sebelum konflik terjadi.

Macam-Macam Konflik / Jenis-Jenis Konflik

macam macam konflik di masyarakat
morrisonleadership.com

Terdapat berbagai macam konflik yang ada di dunia ini. Konflik-konflik tersebut terbagi ke dalam beberapa kategori.

1. Macam-Macam Konflik Berdasarkan Sumber Konflik (Segi Materi)

Konflik Kebijakan

Konflik ini terjadi karena seorang individu maupu kelompok tidak memiliki pendapat yang sama dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh organisasi

Konflik Nilai

Nilai yang ditaati oleh seseorang acapkali tidak sejalan dengan sistem nilai yang menjadi panutan kelompok atau organisasi. Perbedaan itulah yang mengakibatkan konflik.

Konflik Peranan

Peran manusia yang dijalani tiap hari pasti lebih dari satu. Jika tidak ada keseimbangan, peran-peran tersebut mampu menimbulkan konflik.

Konflik Tujuan

Tiap individu, kelompok maupun organisasi pasti memiliki tujuannya masing-masing. Perbedaan tujuan ini rentan memicu konflik.

2. Macam-Macam Konflik Berdasarkan Segi Instansionalnya

Konflik Individu dengan Individu lainnya

Interaksi antar individu seringkali memicu konflik karena perbedaan tindakan, pola pikir, latar belakang, kesukaan, persepsi, kepribadian, dan karakteristik lainnya.

Konflik Peranan dengan Peranan

Perbedaan peranan tiap individu merupakan akar dari konflik ini. Misalnya dalam sebuah perusahaan ada banyak karyawan yang tugasnya berbeda-beda satu sama lainnya.

Perbedaan ini bisa memunculkan konflik karena tiap orang berusaha mengerjakan bagian tugasnya sebaiknya-baiknya.

Konflik Kebutuhan Individu dengan Tugasnya dalam Sebuah Kelompok

Tak selamanya keinginan maupun kebutuhan kelompok sama dengan apa yang kita inginkan. Sehingga konflik pun bisa timbul.

Misalnya di sebuah perusahaan melarang penggunaan telepon genggam selama jam aktif, namun kita sulit menerimanya karena merasa bahwa handphone merupakan barang yang sangat penting.

3. Macam-Macam Konflik Berdasarkan Fungsinya

Konflik Destrukif

Konflik jenis ini akan membawa dampak negatif pada perkembangan sebuah organisasi.

Konflik Konstruktif

Konflik ini akan bedampak positif bagi perkembangan sebuah organisasi.

4. Macam-Macam Konflik oleh Mastenbroek

Power and Dependency Conflicys

Merupakan konflik yang disebabkan oleh ketergantungan dan kekuasaan yang berkaitan dengan persaingan dalam sebuah organisasi.

Negotiating Conflicts

Merupakan ketegangan yang terjadi selama proses negosiasi terjadi. Konflik ini dapat terjadi baik antar individu maupun kelompok.

Socio-emotional Conflicts

Konflik ini berhubungan dengan sebuah indentitas, prasangka, citra diri, kepercayaan, emosi, keterikatan, lembaga, lambang-lambang tertentu, indentifikasi pada kelompok, reaksi individu dengan lainnya dan sistem nilai.

Instrument Conflicts

Konflik yang terjadi karena tidak adanya kesepahaman antar bagian dalam suatu organisasi dan dalam proses pengoperasiannya.

Cara Mengatasi Konflik

contoh konflik dalam organisasi atau kelompok
forbes.com

Cara mengatasi konflik yang ada dibagi menjadi dua faktor utama, yaitu tegas/tidak tegas dan kerjasama/tidak kerjasama.

Dari dua faktor utama tersebut, terbentuk 5 macam pendekatan umum untuk menyelesaikan sebuah konflik.

Penghindaran

Kedua kelompok yang berkonflik tidak saling peduli. Kondisi ini menggambarkan penarikan sebuah kepentingan atu tak mengindahkan kepentigan kelompok lain.

Kolaborasi

Metode ini memerlukan integrasi dan kerjasama dari kedua belah pihak untuk menemukan solusi pemecahan masalah. Sehingga hasilnya, pihak-pihak yang terlibat konflik akan sama-sama puas saat konflik telah selesai.

Sharing

Suatu kelompok akan memberi, sedangkan kelompok lain yang terlibat konflik akan menerima pemberian tersebut.

Jika ego bisa dikikis, maka cara ini bisa menyelesaikan konflik dengan baik.

Akomodasi

Disebut juga sebagai taktik perdamaian. Dimana suatu kelompok akan mempersilahkan kelompok lain yang terlibat konflik untuk menentukan cara penyelesainnya sendiri.

Kelompok yang menjalankan taktik perdamaian ini tidak memaksakan tujuannya sendiri.

Kompetisi

Untuk menyelesaikan konflik, harus ada pihak yang dikorbankan atau dikalahkan.

Kesimpulan Faktor Penyebab Konflik

faktor penyebab konflik
goascendz.biz

Demikian penjabaran mengenai faktor penyebab konflik dan macam-macam konflik. Semoga bisa menjadi pelajaran yang bermanfaat bagi kamu semuanya.

Jika kamu mengalami konflik atau di sekitarmu terdapat konflik, maka klasifikasikan konflik yang terjadi. Sehingga kamu bisa lebih mudah menemukan solusinya.

1 thought on “Faktor Penyebab Konflik, Macam-Macam dan Cara Mengatasinya (LENGKAP!)

  1. Pandangan interaksionis menarik sekali… dan kadang sering kita lihat kebenarannya. Kalau suatu kelompok adem ayem aja, lama-lama malah jadi hilang… ?

Leave a Reply