Kupas Tuntas Jenjang Kepangkatan PNS, Jabatan Struktural dan Proses Kenaikan Jabatan!

Jenjang Kepangkatan PNS – Pegawai Negeri Sipil atau yang biasa kita singkat dengan PNS adalah salah satu pekerjaan yang masih menjadi primadona sejak dulu hingga sekarang.

Gaji rutin tiap bulan plus remunerasi, jam kerja yang pasti serta setelah pensiun tetap mendapat tunjangan tiap bulan merupakan beberapa alasan kenapa pekerjaan ini banyak diminati masyarakat, mungkin salah satunya kamu?

Sebelum menjadi PNS sebaiknya kita harus tahu dulu jenjang kepangkatan PNS beserta golongan dan ruang yang ada.

Golongan PNS dan Ruang

upacara dihadiri berbagai jenjang kepangkatan pns
www.radar-tanjab.com

Terdapat banyak lembaga pemerintahan di berbagai bidang. Sehingga bermacam-macam pula pekerjaan, tugas, besarnya tunjangan, akomodasi dll tergantung dimana mereka bekerja. Namun secara umum golongan, ruang dan jenjang kepangkatan PNS adalah sama.

Di dalam karir PNS terdapat 4 golongan, yaitu:

  1. Golongan I = Juru
  2. Golongan II = Pengatur
  3. Golongan III = Penata
  4. Golongan IV = Pembina

Selain golongan ada pula ruang, yang terdiri dari ruang a, b, c, dan d disetiap golongan. Golongan IV sedikit berbeda dari golongan lainnya karena memiliki ruang e.

Jenjang Kepangkatan PNS

PNS selesai upacara mengenai jenjang kepangkatan PNS
dutalampung.com

Berdasarkan lampiran yang tertera di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2000, yang diterbikan pada tanggal 10 November 2000, Terdapat 17 pangkat untuk PNS. Semakin tinggi pangkatnya berarti semakin tinggi pula gaji yang diterima. Berikut daftar lengkap jenjang kepangkatan PNS:

  1. Juru Muda = Golongan I/a
  2. Juru Muda Tingkat I = Golongan I/b
  3. Juru = Golongan I/c
  4. Juru Tingkat I = Golongan I/d
  5. Pengatur Muda = II/a
  6. Pengatur Muda Tingkat I = II/b
  7. Pengatur = II/c
  8. Pengatur Tingkat I = II/d
  9. Penata Muda = III/a
  10. Penata Muda Tingkat I = III/b
  11. Penata = III/c
  12. Penata Tingat I = III/d
  13. Pembina = IV/a
  14. Pembina Tingkat I = IV/b
  15. Pembina Utama Muda = IV/c
  16. Pembina Utama Madya = IV/d
  17. Pembina Utama = IV/e

Tingkat Pendidikan untuk Menentukan Pangkat PNS

Tingkat Pendidikan untuk Menentukan Jenjang Kepangkatan PNS
nenggol.com

Setiap pegawai negeri yang baru dilantik atau disahkan sebagai PNS baik di pemerintahan pusat maupun daerah akan diberikan NIP yang merupakan singkatan dari Nomor Induk Pegawai berjumlah 18 digit angka.

Tidak semua PNS baru memulai pangkat dari bawah. Awal jenjang kepangkatan PNS ditentukan oleh pendidikan terakhir yang dienyam oleh para pegawai.

  1. Lulusan SD atau sederajat = I/a , Juru Muda
  2. Lulusan SMP atau sederajat = I/b , Juru Muda Tingkat I
  3. Lulusan SMA atau sederajat = II/a , Pengatur Muda
  4. Lulusan D1/D2 atau sederajat = II/b , Pengatur Muda Tingkat I
  5. Lulusan D3 atau sederajat = II/c , Pengatur
  6. Lulusan S1 atau sederajat = III/a , Penata Muda
  7. Lulusan S2 atau sederajat / S1 Kedokteran / S1 Apoteker= III/a , Penata Muda Tingkat 1
  8. Lulusan S3 atau sederajat = III/c , Penata

Jabatan Struktural PNS

Jenjang Kepangkatan PNS sedang rapat
archives.portalsatu.com

Setelah memahami jenjang kepangkatan PNS, golongan dan ruang, maka kita perlu mengetahui jabatan struktular dalam PNS yang dikenal juga sebagai Eselon. Eselon dibagi menjadi 9 jenjang.

Eselon IV

Eselon IV adalah jabatan struktural paling bawah. Terdiri dari dua jenjang yaitu Eselon IV A dan Eselon IV B. Jenjang kepangkatan PNS Eselon IV terdiri dari golongan III/b yang paling rendah dan golongan III/d yang paling tinggi.

Secara kepangkatan, anggota tertingginya berpangkat Penata Tingkat I, yang tugasnya adalah menjamin mutu.

Eselon IV disimbolkan sebagai Manajer Lini Satuan di tingkat provinsi, sehingga tugasnya sebagai penanggung jawab semua kegiatan yang dioperasionalisasikan dari program-program yagn telah disusun ditingkatan Eselon III.

Eselon III

Eselon III berada pada hirarki jabatan struktural lapis tiga. Terdiri dari dua jenjang juga yaitu Eselon III A dan Eselon III B. Jenjang kepangkatan PNS terendah untuk Eselon III adalah dari Golongan III/d sedangkan yang tertinggi dari golongan IV/d.

Karena anggota tertingginya berpangkat Pembina Madya Utama yang tentunya sudah sangat mumpuni, tugas utama dari Eselon III adalah membina dan mengembangkan.

Ditingkat provinsi Eselon III beperan sebagai Manajer Madya Satuan Kerja yang bertanggung jawab atas penyusunan dan realisasi semua program yang dirancang dan ditetapkan oleh Eselon II.

Eselon II

Eselon II berada pada lapisan kedua dalam jabatan struktural. Terdiri dari dua jenjang yaitu Eselon II A dan Eselon II B. Pangkat terendah di jabatan struktural ini adalah Golongan IV/c dan yang tertingginya adalah golongan IV/e.

Pada tingkat provinsi, tugas Eselon II adalah sebagai penanggung jawab efektivitas dalam sebuah instansi yang dipimpinnya.

Eselon II juga memiliki keahlian dalam merancang dan mengimplementasikan strategi yang bertujuan untuk mewujudkan implementasi kebijakan-kebijakan utama di provinsi.

Eselon I

Tingkatan tertinggi dalam jabatan struktural PNS. Terdiri dari 2 jenjang yaitu Eselon I A dan Eselon I B. Anggota terendah berasal dari Golongan IV/c sedangkan yang paling tinggi dari Golongan IV/ E.

Eselon I merupakan pimpinan utama di provinsi. Tugasnya adalah sebagai penanggunjawab efektivitas provinsi yang dipimpinnya.

Hal tersebut dilakukan melalui keahlian yang dimiliki untuk menetapkan kebijakan-kebijakan pokok yang akan membuat provinsi memenuhi target-target yang telah dirancang untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Kenaikan Pangkat PNS

Kenaikan Jenjang Kepangkatan PNS
www.karawangnews.com

Sebagai pegawai, kenaikan pangkat merupakan hal yang selalu didambakan, begitu pula PNS. Pangkat dalam PNS nantinya akan digunakan sebagai dasar penggajian. Secara umum penyebab kenaikan pangkat dibagi menjadi 5 macam, yaitu:

Kenaikan Pangkat Prajurit Wajib

PNS yang sedang melaksanakan dinas prajurit wajib akan dilepaskan jabatan organiknya namun tetap berstatus sebagai PNS. Setelah masa dinas selesai, PNS akan diangkat kembali di Instansi tempat sebelum dia berdinas.

Saat dilantik kembali, PNS akan berpangkat minimal sama dengan sebelum dia berdinas, namun ada kemungkinan untuk naik pangkat juga. Kenaikan pangkat mempertimbangkan masa kerja PNS saat berdinas prajurit wajib dan pangkat PNS selama menjalani dinas prajurit wajib.

Kenaikan Pangkat Pengabdian

Kenaikan pangkat ini diberikan kepada PNS yang diberhentikan dengan hormat karena telah mencapai usia pensiun, atau meninggal dunia.

PNS dapat dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi jika memenuhi syarat.

1. Masa Kerja

  • Memiliki masa kerja sebagai PNS sekurang-kurangnya selama 30 tahun terus menerus dan berada dalam pangkat terakhirnya selama sekurang-kurangnya 1 bulan.
  • Memiliki masa kerja minimal 20 tahun berturut-turut dan berada dalam pangkat terakhirnya selama minimal 1 tahun.
  • Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 10 tahun secara terus menerus dan berada dalam pangkat terakhirnya selama tidak kurang dari 2 tahun.

2. Prestasi kerja yang baik selama tidak kurang dari satu tahun terakhir.

3. Tidak pernah mendapat hukuman disiplin kategori sedang atau berat dalam satu tahun terakhir.

Kenaikan Pangkat Anumerta

Kenaikan Pangkat Anumerta diberikan kepada PNS yang meninggal. Kategori meninggal yang dimaksud adalah:

  • Meninggal dunia dalam menjalankan kewajibannya sebagai PNS.
  • Meninggal dunia dalam keadaan lain namun masih berkaitan dengan dinasnya, sehingga dianggap meninggal karena menjalankan kewajiban dinasnya.
  • Meninggal dunia secara langsung yang disebabkan oleh luka atau cacat rohani atau cacat jasmani yang diderita karena menjalankan tugasnya sebagai PNS.
  • Meninggal akibat perbuatan anasir yang tak bertanggung jawab ataupun sebagai akibat dari tindakan terhadap anasir tersebut.

Kenaikan Pangkat Reguler

Prestasi dan durasi selama bekerja tanpa terikat jabatan merupakan indikator penilaian untuk menerima kenaikan pangkat secara reguler.

Kenaikan pangkat reguler diperuntukan bagi PNS yang melaksanakan tugas belajar, PNS yang diperbantukan atau dipekerjakan di luar instansi asalnya dan PNS yang tidak menduduki jabatan fungsional maupun struktural.

Kenaikan Pangkat Pilihan

Kenaikan Pangkat Pilihan adalah bentuk kepercayaan dalam wujud penghargaan yang diberikan kepada PNS karena prestasinya yang luar biasa baik.

Kenaikan pangkat pilihan dibagi menjadi:

  • PNS yang memiliki jabatan tertentu yang pengangkatannya diputuskan berdasarkan Keputusan Presiden
  • PNS yang diperbantukan atau dipekerjakan secara penuh dalam waktu tertentu di luar instansi asalnya. PNS tersebut memiliki jabatan pimpinan yang setara dengan jabatan eselon atau jabatan fungsional tertentu.
  • PNS yang sudah menyelesaikan dan lulus dari tugas belajar.
  • PNS yang sedang melakukan tugas belajar namun sebelumnya sudah memiliki jabatan fungsional tertentu.
  • PNS yang sudah memperoleh Ijazah/STTB.
  • PNS yang ditetapkan sebagai pejabat negara.
  • PNS yang berhasil menemukan penemuan baru yang berguna bagi Negara.
  • PNS yang memilki prestasi luar biasa baiknya selama masa kerjanya.
  • PNS yang menduduki jabatan fungsional khusus.
  • PNS yang memiliki jabatan struktural.

Persiapkan Dirimu Mulai Sekarang

Tes CPNS Sebelum Mengalami Jenjang Kepangkatan PNS
likesmedia.blogspot.co.id

Semoga pembabaran materi tentang jenjang kepangkatan PNS ini bermanfaat bagi kamu semua yang sedang mengejar cita-cita untuk menjadi PNS.

Persiapkan dirimu dari sekarang, belajar yang rajin dan mulai berlatih mteri-materi tes cpns, seperti materi kenegaraan, bahasa, matematika dan kepribadian. Agar nantinya kamu bisa bersaing dengan jutaan peminat lainnya.

Leave a Reply