Belajar dari Kisah Hidup 5 Tokoh Islam Wanita

Kisah hidup seseorang terkadang mampu menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tidak dipungkiri bahwa kisah yang menginspirasi tersebut hingga tercatat dalam sejarah. Tokoh Islam wanita dalam sejarah penyebaran agama Islam mungkin tidak setenar para tokoh pejuang Islam laki-laki.

Namun, dalam kiprahnya memperjuangkan agama Islam dan kontribusinya, perah para tokoh perempuan sangat penting. Berikut beberapa tokoh perempuan muslim yang menginspirasi.

1. Khadijah binti Khuwailid

Tokoh Islam wanita yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan umat muslim. Perjalanan hidupnya yang mana dalam membantu Nabi Muhammad SAW serta perjuangan Islam yang telah banyak dikisahkan.

Khadijah merupakan istri pertama Nabi Muhammad SAW. Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad, beliau memang sudah menjadi tokoh penting dalam masyarakat Mekah kala itu. Beliau adalah sudagar kaya yang dihormati di Mekah. Sepanjang perjalanan Islam, Khadijah merupakan orang dan perempuan pertama yang memeluk agama Islam.

2. Nusaybah binti Ka’ab

Nusaybah atau biasa dikenal sebagai Umm ‘Ammara ialah perempuan dari Bani Najjar. Saat 74 tokoh Islam terdiri dari ulama, prajurit, dan negarawan dari Madinah berkumpul untuk bersumpah setia kepada Nabi Muhammad SAW terdapat dua orang perempuan yakni Nusaybah dan Umm Munee Asma, ia adalah salah satu tokoh wanita pertama dari Madinah yang memeluk Islam. Pada masa penyebarluasan Islam di Madinah, Nusaybah mengajarkan agama Islam pada kaum hawa.

Nusaybah merupakan tokoh Islam wanita yang bertempur dalam mdan perang saat terjadi perang uhud. Saat itu Nusaybah memberikan perlindungan secara langsung kepada Nabi Muhammad saat Nabi mendapat serangan. Nusaybah ialah perempuan pejuang Islam yang gagah berani.

3. Aisha binti Abu Bakar

Aisha adalah figur perempuan Islam yang sudah abnyak dikisahkan. Aisha juga merupakan istri Nabi Muhammad yang paling kontroversial. Pada awal menjadi istri Nabi, Aisha dikenal kontroversial dari perjuangan dan idenya dalam hal beasiswa, sekolah, politik, dan peran perempuan di mana saat itu dikenal sebagai hal yang berlawanan dengan konsep konservatif dalam peran perempuan Islam.

Sepeninggalnya Nabi Muhammad, Aisha terjun langsung dalam politik dan menentang kekhalifahan Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Aisha bahkan turun langsung memimpin saat terjadi perang Basra.

4. Zainab binti Ali

Zainab adalah salah satu cucu dari Nabi Muhammad SAW, anak dari putrinya Fatimah yang bersuamikan Ali bin Abi Thalib. Zainab dieknal sebagai wanita pembela Islam dan pembela Ahlul Bait atau keluarga Nabi yang berjuang menyelamatkan tahanan dengan pidatonya yang luar biasa dan berapi-api dalam memaksa khalifah untuk membebaskan tahanan yaitu keponakannya bernama Ali bin Al-Husain pada tragedi Karbala. Zainab adalah pembela yang paling mumpuni dan terkenal sebagai wanita islam yang berani, sabar, serta bijaksana.

5. Lubna of Cordoba

Zaman dulu sangat jarang ditemui wanita yang mempunyai ilmu pengetahuan ynag luas. Lubna ialah wanita yang terkenal sebagai wanita yang mahir dalam matematika, unggul dalam tata bahasa, pintar menulis dan berpuisi. Berkat kepandaiannya, ia dipercaya untuk memimpin perpustakaan kerajaan.

Lima tokoh Islam wanita tersebut hanyalah contoh dari sekian banyaknya tokoh-tokoh perempuan Islam, sebenarnya masih banyak tokoh-tokoh perempuan dalam Islam yang mempunyai kontribusi besar.

Dari zaman ke zaman, tokoh Islam wanita akan menjadi bagian sejarah penting dari tiap peradaban. Tentunya kisah hidup tokoh teresbut bisa dijadikan pembelajaran bagi kaum perempuan masa kini. Dan jangan lupa mengunjungi website Senyum Islam untuk mendapatkan informasi yang lebih menarik dan juga bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.